Assallamualaikum Wr.Wb
Salam cinta sobat semua... semoga dalam kondisi sehat dan semangat untuk tetap menggali wawasan ya.
Menyambung artikel yang lalu tentang “Teori vs Praktek
Bidang Akuntansi”, maka saya coba hubungkan dengan sisi Keuangan.
Guys…Keuangan/Finance tidak identik dengan Kasir loo…
Jadi gini, dalam perusahaan yang sekarang, saya mengganti nama
FAT Division (Finance Accounting Tax) menjadi R&T Division
(Reporting&Treasury).
Nah dalam Treasury Department saya bagi menjadi 2 department, yaitu Finance dan Account Receivable (Piutang). Nah dalam Finance terdiri dari posisi Finance dan dibawahnya ada posisi Cashier (Kasir).
Finance bertugas untuk memastikan bahwa laporan kasir sudah benar, kemudian
memplanning serta mengatur penggunaan dana yang ada pada kasir (keperluan serta waktu penggunaan). Finance juga punya tugas untuk memastikan bahwa dana dalam perusahaan
tersedia ketika akan digunakan, jika tidak maka Finance akan melakukan
koordinasi agar kecukupan dana bisa tercapai. Finance juga memastikan bahwa sumber dana
yang digunakan untuk pembiayaan dan pendanaan sudah tepat sesuai arahan dari
Manajernya.
Lalu gimana dengan analisa-analisa keuangan?? Analisa
keuangan itu adalah hasil…bukan jobdesc…kenapa? Karena job desc
berhubungan dengan level dan jabatan…kalau analisa lebih tepatnya adalah tugas pada Manajer Divisi atau Department (tergantung struktur pada perusahaan tsb) Jika akunting dan keuangan masih dipegang oleh 1 orang, ya berarti
semua tanggungjawab dan hasil analisa tidak melihat apa level dan
jabatannya. Tapi jangan
lupa, itu tidak bagus sob…Sistem Pengendalian tidak akan berjalan dengan baik.
Nah bagaimana dengan jabatan Kasir sob?
Kasir adalah
petugas yang mengamankan aset likuid perusahaan (yaitu uang), menyimpannya, membuat laporan
mutasinya, serta menjalankan prosedur untuk keluar masuk (mutasi) dana kas/bank. Kasir memberi informasi yang bersifat realtime tentang posisi keuangan kepada finance.
Detail tentang kasir serta bentuk penerapan tugasnya akan
kita bahas khusus kapan-kapan ya guys…
Jadi dari apa yang saya sampaikan tadi, intinya implementasi
dari Akunting dan Keuangan itu harus dilihat dulu apa posisi dan lingkup
tugasnya sob. Dalam pekerjaan kadang teori dikuliah tidak kita gunakan
guys…sebenarnya bukannya tidak kita gunakan, tapi memang kadang tiap posisi ada
tugas dan perannya masing-masing. Ilmu analisa dalam kuliah biasanya terletak
pada pimpinan atau manajer departemen. Bahkan kadang para pimpinan atau manajer
diharuskan mengembangkan sendiri ilmu tersebut untuk implementasinya.
Kesimpulan :
1 1. Teori itu penting sebagai modal awal serta acuan
prinsipnya
2 2. Praktek sangat penting mengingat variasi sangat
tinggi, serta bidang usaha juga bermacam-macam
3 3. Gabungkanlah pengetahuan teori untuk menunjang
implementasinya dalam pekerjaan ya sob, dijamin akan menjadi Manajer…setidaknya
calon hehehehe
Oke sementara gitu dulu sob….semoga tidak bosan ma
cuap-cuap saya….serta yang terpenting adalah bermanfaat bagi kita semua, dan saya niatnya benar-benar ingin agar professional muda kita sangat kompeten dan
handal baik yang masih fresh atau tidak…jumpa lagi dalam artikel lain ya….baik
tentang Akunting, Keuangan, Pajak, Financial Control maupun Governance &
Compliance…banyak sudut pandang baru serta implementasinya dari saya
nantinya.
Sampai jumpa lagi sobat
Walaikumsalam Wr.Wb
No comments:
Post a Comment