Assallamulaikum Wr.Wb
Salam cinta sobat...Senang rasanya bisa menulis serta memuat artikel
ini buat kita semua
Sharing pengetahuan atau wawasan serta pengalaman itu
katanyaaa…besar pahalanya looo hehehehe
Tapi jangan share hasil copy paste yaaa….tar bisa2 dimarahi
ama mbah google….wkwkwkwk…copy paste yang baik adalah jika
kita share tersebut memuat artikel rekan lain sebagai daftar pustaka untuk
menguatkan…dijamin deh rekan kita tersebut akan sangat ikhlas dan senang
wkwkwkwk
Kali ini saya mau berbagi cerita sebagai awalnya…jadi awalnya adalah ketika saya beberapa kali melakukan interview kepada para
calon kandidat ditempatku kerja. Hal ini tidak hanya disatu perusahaan saja, tapi
beberapa perusahaan. Para kandidat mengajukan aplikasi untuk posisi Akunting atau Keuangan ceritanya sob...
Kebetulan perusahaan tempat saya kerja biasanya selalu
memberikan kebebasan buatku untuk membuat soal, metode, atau tahapan tes bagi
para calon tersebut…hal itu ada alasannya guys...simple alasannya, yaitu
karena saya pengen dapat kandidat seorang Akunting / Keuangan yang memliki
kemampuan berpikir secara logis dan kritis. Maksudnya adalah supaya dapat
kandidat yang tidak hanya pandai berteori dan bermodal IPK tinggi atau
pengalaman saja, tetapi kandidat yang juga punya potensi baik, mendalami pekerjaan
Akunting/Keuangan, serta siap untuk kerja keras dengan kualitas yang bagus.
Untuk mencapai hasil tersebut, maka tahapan yang saya siapkan
adalah :
1. Soal tes tertulis yang beda dengan biasanya pada
perusahaan umumnya
Ø
Soal yang saya buat lebih untuk menggali
pemahaman teori, logika, serta memastikan bahwa mereka memang paham bagaimana
cara implementasinya
Ø Saya sisipkan pertanyaan menjebak tapi sesuai
dengan Prinsip Akuntansi
Ø
Soal tes tertulis saya bagi dalam 2 kategori,
yaitu mengenai Teori dan Wawasan dalam hal Akunting/Keuangan, serta kemampuan
dan pengetahuan dalam membuat jurnal Akuntansi
2. Interview yang bersifat untuk memastikan bahwa
kandidat tidak hanya asal berbicara tapi memang benar-benar memahami serta
bertanggungjawab dengan apa yang dia sampaikan
Ø
Kandidat memahami teori serta prinsip akuntansi
Ø
Kandidat memahami bahwa dalam beberapa hal di
Akuntansi memiliki lebih dari 1 metode pencatatan
Ø
Kandidat memahami kalau dalam penerapan, mereka
dihadapkan untuk memilih metode pencatatan yang paling pas serta dapat membantu
untuk Sistem Pengendalian
3. Tes kemampuan analisa berdasar dari data excel
Ø
Kemampuan mengoperasikan excel
Ø
Membuat analisa berdasar dari data excel yang
sudah saya siapkan
Dari proses tersebut saya dapat wangsit yaitu ternyata bahwa mau dari Universitas apa, mau berapapun IPKnya,
atau seberapa bagus portfolio mereka, ternyata mereka akhirnya mengakui bahwa
mereka tidak memahami secara mendalam tentang Akuntansi atau Keuangan…lebih
parahnya lagi, mereka hanya tau kalau Akunting itu tugasnya bikin Laporan
Keuangan dan kalau Keuangan itu mengatur keluar masuknya uang Kas…menurut
kalian gimana? Apa kalian juga sependapat dengan kesimpulan tersebut?
Nah sedangkan kasus kedua yang masih terkait dengan hal
diatas adalah, kalau mereka bisa menjawab seperti itu, harusnya mereka sangat
menguasai apa itu Laporan Keuangan, isinya apa saja, bentuk laporannya apa
saja, serta apa saja metode pencatatanya kan…Tapi ternyata mereka jauh dari apa yang mereka sampaikan juga...
Nah karena saya suka membuat pendekatan yang santai serta
suka berbagi ilmu atau pengetahuan, ya akhirnya bisa bicara secara terbuka dengan
mereka. Dari case tersebut maka saya ingin sharing sesuatu dan semoga
bermanfaat untuk kita bersama, setidaknya untuk para pecinta Akuntansi/Keuangan dan Financial
Controller.
Akuntansi
Teori Akuntansi itu penting sekali,
karena disana menjelaskan bekal apa saja yang harus diketahui oleh seorang
Akunting. Misal apa itu siklus akuntansi, Laporan Keuangan itu komponennya apa
saja, prinsip apa yang utama harus diketahui oleh seorang Akunting, metode apa
saja yang ada dalam membuat pencatatan, metode apa yang tepat jika dalam
kondisi A / B / C dan blablabla…Tetapi sob, jika kalian tidak memahami bahwa
dalam kenyataan itu bentuk dan jenis transaksi itu sangat bervariasi maka ya
sama aja….kita akan dihadapkan pada kondisi layaknya anak kuliah yang bingung
gimana cara selesaikan tugas kuliah tanpa nyontek.
Dalam implementasinya para Akunting harus paham secara cukup bagaimana metode jurnal yang tepat, akun apa yang
digunakan…kenapa seperti itu? Karena tidak bisa hanya asal ambil akun yang
penting BALANCE…wah kalau dah seperti itu saya biasanya ngomel-ngomel ganteng ke
Akunting wkwkwkwk…tapi saya selalu beri penjelasan yang tujuannya agar
mereka memahami terlebih dahulu design thinking seorang akunting dalam membuat
jurnal serta akibat plus minus nya…. Ingat sobat…Laporan Akunting bukan untuk
diri pribadi kita, tapi untuk orang lain yang juga berkepentingan. So, itu
semua harus disajikan dengan kualitas baik dan cukup.
Kedua jangan lupa juga, saya selalu bilang ke Akunting bahwa
Laporan Akunting yang berkualitas harus menunjang Sistem Pengendalian…Nah
looo…gimana caranya? Hehehe…dalam artikel lain kita bahas ya…jadi
jangan ampe asal jurnal guys….okay, sampai sini kita sama-sama memahami ya sob, karena saya yakin hal ini tidak disampaikan oleh Dosen atau Guru (Kecuali
guru SMK yang kemarin pada minta saya buat design materi untuk perubahan
silabus agar SMK bisa meningkatkan kompetensinya hadapi dunia industry
wkwkwkwk….
Apa yang harus dilakukan para akunting untuk lebih memperdalam akuntansi dalam dunia kerja?
1. Sering baca kembali buku akuntansi
2. Pelajari prinsip akuntansi dan beberapa metode akuntansi dengan baik
3. Cari artikel terkait dengan kasus-kasus akuntansi pada perusahaan
4. Pelajari mendalam karakteristik akun dan efeknya pada Laporan Keuangan jika terjadi suatu transaksi (akan lebih baik jika mengetahui tentang SPI)
5. Banyak lakukan latihan membuat Laporan Keuangan dengan kertas kerja atau menggunakan template excel
6. Banyak sharing kepada teman dibidang yang sama (akuntansi)
7. Pelajari proses administrasi pembukukan untuk aktifitas yang ada dalam perusahaan secara umum (misal: pembelian, penjualan kredit, pencatatan piutang, proses pembukuan hutang dan pembayarannya dll)
Demikian sharing singkat dari saya sobat. Apabila sobat ingin berbagi suatu hal terkait artikel saya dapat menuliskan pada komentar ya... Terimakasih
Walaikumsalam Wr.Wb
4.
No comments:
Post a Comment