Wednesday, January 15, 2020

Perbedaaan Cost & Expense


Hasil gambar untuk cost dan expense



Hai sobat semua, kali ini saya mau cerita tentang perbedaan antara Expense dan Cost.  
Yaa...kalian benar bahwa ini adalah istilah adalah dalam bahasa Inggris yang intinya adalah Biaya yang identik dengan Pengeluaran.

Banyak diantara kita ketika berbicara masalah Akunting menyebut 2 istilah tersebut untuk menggantikan kata Biaya atau Pengeluaran. Pertanyaan yang muncul adalah…Eng Ing Eng  "Emangnya bener ya bahwa itu sama artinya dalam Akunting?"
Mungkin diantara kalian para Accounting Lovers sudah ada yang tahu, tapi bagi yang belum semoga apa yang saya jelaskan bisa membantu paling tidak dalam mengetahui perbedaannya.
So…kita mulai saja ya…Kita mulai dari Definisinya dulu…

Expense dalam Akunting memang benar artinya adalah suatu Biaya, tapi biaya seperti apa yang dapat dikategorikan sebagai Expense? 
Nah sobat, agar mempermudah dalam pembedaannya, saya selama ini mengistilahkan bahwa Expense adalah biaya operasional usaha rutin yang dikeluarkan oleh suatu Badan Usaha yang sifatnya dikonsumsi oleh perusahaan dan timbulnya tidak ada hubungannya dengan membentuk suatu Aset (baik Aset Lancar atau Aset Tetap).Dapat juga kita artikan segala biaya yang terkait dengan menaikkan nilai pendapatan atau penjualan.
                                                                                                                
Pada Laporan Laba Rugi, kategori Expense dicatat sebagai bagian dari Biaya Usaha setelah Perhitungan Laba Kotor. Pada Badan Usaha yang berbeda, Expense bisa berbeda-beda bentuknya serta jenisnya tergantung dari bidang usaha serta penerapannya dalam Pelaporan Akunting.  Contoh kategori yang umum muncul adalah Biaya Adm & Umum, Biaya Pemasaran & Penjualan.

Cost dalam Akunting digunakan untuk menjelaskan suatu biaya atau pengeluaran yang ada hubungannya dalam membentuk suatu Aktiva baik Lancar atau Tak Lancar. Contoh dari Cost adalah biaya pembelian yang muncul karena membentuk suatu Persediaan.

Nah sobat, semoga ini bisa menjadi awal yang cukup memperjelas perbedaan dari keduanya. ..Nah kalau dilihat dari penjelasan tadi, berarti bagaimana dengan suatu Pembelian Aset Tetap? Cost atau Expense?

Contoh :
1.    
          Seperti kita tahu, semua biaya yang muncul akibat pengadaan Aset Tetap akan dibukukan sebagai Harga Perolehan. Sedangkan suatu Pembelian Aset Tetap tidak hanya untuk Nilai Aset Tetapnya saja, tetapi juga meliputi biaya-biaya yang timbul agar Aset Tetap tersebut dapat dioperasikan. Nah atas biaya yang timbul ini, kita sebut sebagai Cost.

2.      Bagaimana jika Perusahaan kita menggunakan Mesin Fotocopy yang disewa dari Perusahaan lain? Cost atau Expense? Nah kita coba breakdown dulu kasusnya. Mesin Fotocopy adalah suatu Aset Tetap, tetapi bila itu kita beli dan akan dicatat sebagai Aset Tetap Perusahaan maka semua biaya untuk mendapatkannya sampai dengan beroperasi disebut cost dan sebagai expensenya adalah Biaya Penyusutan. 
      
      Sedangkan bila Mesin tersebut kita sewa maka tidak akan dicatat sebagai Aset Tetap dalam Neraca, tetapi dicatat sebagai Persekot Sewa  atau Biaya Dibayar Dimuka pada kategori Aset Lancar. Otomatis tidak muncul sebagai Cost (menurutku loch…hehe…). Yang muncul adalah Expense dalam bentuk Biaya Sewa yang dibebankan setiap bulan pada Kategori Biaya Adm & Umum pada Laporan Laba Rugi yang akan mengurangi Persekot Sewa sampai akhirnya habis sesuai periode perjanjian sewa.

Nah sobat…demikian sekilas info dari saya…hehe…semoga bermanfaat dan ada referensi lain yang bisa melengkapi penjelasanku ini, tapi harapannya sobat semua dah pada jelas dengan penjelasanku ini…ok, see yaaaaaaaaa….

No comments:

Terjebak Menjadi Budak Uang

image from Cartoon  Movement Salam bahagia luar biasa. Sobat, pernah dengar istilah "budak uang atau diperbudak oleh uang? ...