Alhamdulillah kita bisa bertemu kembali...
Kali ini saya ingin sharing pengalaman kurang menyenangkan yang saya alami terkait transaksi dengan Rekening Bank BRI (Bank Rakyat Indonesia).
Memang sih tidak bisa dikatakan jika ini sepenuhnya kerugian karena kehilangan uang (materiil), tapi bisa saya katakana ini mengandung kerugian waktu, moment, Dan bisa berakibat pada hal lain yang bisa berbeda-beda pada setiap orang.
Tapi saya angkat hal ini karena saya sudah mengalami sebanyak 2x, yaitu:
1. Istri saya mengambil uang tunai dengan kartu ATM BRI di mesin ATM BNI, Dana terpotong tetapi uang tidak keluar.
Ketika istri saya ke kantor bank BRI terdekat dengan rumah saya, justru malah disuruh mengurus ke bank BNI oleh petugas CS Bank BRI. Dan dengan penjelasan yang kurang ramah.
Ketika hal ini disampaikan ke bank BNI Dan kantor cabang BRI Yogya, justru mereka menjelaskan bahwa penjelasan petugas CS tadi Salah. Karena harusnya lapor Dan diurus Oleh bank BRI.
Beberapa hari kemudian saya urus dengan lakukan telp ke Call Centre bank BRI di 14017 Dan laporan diterima dengan baik tetapi uang akan dikembalikan maksimal 20 hari kerja (tidak termasuk hari libur). Jadinya hampir 1 bulan kan. Tetapi akhirnya dalam waktu 1 minggu uang kembali. Yang bikin saya lebih kesal lagi, ketika saya berjumpa Salah seorang petugas bank BRI dekat rumah saya, dia juga menyampaikan bahwa prosedur yang benar cukup lapor dengan telp ke 14017 (tarif operator berlaku ya sob...). Padahal petugas CS teman dia mengatakan hal berbeda sebelumnya Dan membuat repot istri saya.
2. Beberapa hari lalu, saya lakukan transfer via internet banking BRI (download aplikasi BRIMO di playstore) ke rekening bank BCA.
Dari data mutasi rekening saya sudah terpotong (saldo telah berkurang) plus masih dikenakan biaya administrasi. Tetapi teman saya pada rekening BCA nya belum menerima. Anehnya saya mendapat email pemberitahuan (notifikasi) bahwa transaksi tsb statusnya memang GAGAL. Tapi kenapa pada rekening saya saldo telah terpotong???
Lalu saya melakukan prosedur 2 langkah, yang pertama membuat laporan melalui call centre BRI di 14017 Dan via Messenger dengan nama BRINA (Sabrina). BRINA ini ADALAH mesin digital yang memfasilitasi adanya keluhan Dan kebutuhan informasi produk perbankan bank BRI.
Dan hasilnya sama, saya harus menunggu 20 hari kerja, Dan sampai hari ini saya menulis artikel saya belum menerima pengembalian Dana.
Jujur hal ini terpaksa saya angkat dengan maksud tujuan:
1. Memberi info bahwa kejadian yang saya alami bisa terjadi pada siapa saja yang memiliki rekening Bank BRI yang pastinya menjengkelkan
2. Memberi informasi langkah apa yang harus diambil jika hal ini terjadi
Hal ini buat saya bisa saja sangat merugikan. Kenapa? Begini alasannya:
1. Dana yang mestinya nasabah bisa gunakan menjadi tidak bisa digunakan. Bagaimana jika nasabah saldonya mepet Dan tidak memiliki cadangan dana yang digunakan untuk keperluan membiayai hidupnya? Apakah harus berhutang yang mestinya tidak perlu?
2. Bagaimana jika transfer tadi untuk keperluan membayar angsuran? Dan karena kasus tadi ditambah nasabah tidak memiliki cadangan Dana maka terkena penalty karena terlambat melakukan pembayaran atau menjadi memiliki hutang ke pihak lain untuk mengganti transfer yang gagal tsb
Bayangkan jika kasus seperti ini terjadi pada 1 juta nasabah bank BRI dalam 1 bulan. Berapa banyak Dana nasabah mengendap sementara di bank BRI karena masalah seperti ini? Hehehe...
Jadi begitu sobat pengalaman kurang menyenangkan yang saya alami. Semoga bank BRI bisa memperbaiki layanannya Dan juga tidak ada nasabah yang mengalami hal ini lagi.
Terimakasih sobat semoga bermanfaat ya..
No comments:
Post a Comment